Penelitian menunjukkan 44% jajanan anak sekolah di pasaran tidak sehat. Badan POM RI mengajak semua pihak untuk bersama membangun generasi bangsa melalui pengawasan Pangan Jajanan Anak Sekolah – PJAS Yang Aman, Bermutu dan Bergizi.
Gerakan Menuju PJAS Yang Aman, Bermutu dan Bergizi telah dicanangkan Wakil Presiden, Prof. Dr. Boediono, pada tanggal 31 Januari 2011. Dalam kesempatan tersebut, Wapres menuturkan bahwa masalah jajanan anak sekolah tampaknya hanya hal kecil, namun dampaknya besar terhadap kelangsungan bangsa di masa depan. Gerakan ini, sesuai dengan namanya harus menjadi langkah bersama.
Badan POM RI telah melakukan survei dan monitoring terhadap pangan jajanan anak sekolah, peluncuran dan operasionalisasi mobil laboratorium keliling, pengawasan rutin PJAS serta pembinaan PJAS yang meliputi kegiatan bimbingan teknis yang diikuti oleh guru, komite sekolah, pengelola kantin dan penjaja. Selain itu juga melakukan pendistribusian materi promosi keamanan dan demo rapid test untuk pengujian formalin, boraks dan rhodamin B.
Melalui program “Sehat Jajanan Sekolahku“, PT. Sari Enesis Indah ikut mendukung pelaksanaan pembinaan PJAS. Program kegiatan yang berlangsung mulai bulan Februari hingga September 2011 ini berupa bimbingan teknis dan petualangan pompi yang dilaksanakan sebanyak 5 putaran dan diikuti oleh 50 sekolah. Kegiatan pemberdayaan di lingkungan sekolah ini meliputi wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya hingga wilayah Cikarang dan Bandung Jawa Barat.
Jejaring Keamanan Pangan Nasional (JKPN) bersama tim PT. Sari Enesis Indah melakukan kegiatan roadshow dengan konsep edutainment untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya Pangan Jajanan Anak Sekolah yang aman, bermutu dan bergizi. Untuk semakin menarik minat anak-anak juga digelar lomba mading, lomba mewarnai, lomba mengarang dan bercerita serta lomba kantin sehat sekolah. Sebagai evaluasi dari seluruh kegiatan peduli PJAS ini, juga akan diselenggarakan Festival Jajajan Anak Sekolah pada bulan November 2011.